Kamis, 03 April 2014

Lagi, Game Buatan Indonesia Dibajak

http://images.detik.com/content/2014/04/04/654/an.jpg 
 Infinite Sky
Jakarta - Pembajakan game buatan lokal kembali dibajak. Jumlahnya pun tidak satu, ada tiga game yang menjadi korban. Jumlah ini pun diyakini masih banyak lagi.

Salah satu game yang dibajak adalah buatan Touchten berjudul Infinite Sky. Anton Seoharyo, CEO Touchten mengatakan, pembajakan game sering terjadi di Amazon App Store belakangan ini.

"Saya yakin banyak sekali developer yang jadi korban, karena begitu mudahnya orang bisa mendownload APK gratis dari GooglePlay dan tinggal ditambahkan billing Amazon dan jadilah mesin uang untuk maling-maling ini," kesal Anton.

Selain Touchten, game lain buatan developer Indonesia -- setidaknya yang baru ketahuan -- yang juga kena bajak adalah game Run Princess Run buatan Qajoo Studio serta game Infectonator dari Toge Production (published by Armor Games).



Ada dua pelaku berbeda yang membajak tiga game buatan developer Indonesia ini. Game Infinite Sky dan Run Princess Run dibajak oleh developer yang sama, yakni Banana Games. Sedangkan game Infectonator dibajak oleh perusahaan bernama Tuna Fish di Amazon.

Next

 Kuala Lumpur - Tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim menuding pemerintah menyembunyikan informasi terkait pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang. Anwar Ibrahim menekankan kegagalan radar dalam menangkap pergerakan MH370.

Anwar Ibrahim Tuding Pemerintah Malaysia Tutupi Hilangnya MH370


Anwar mengaku bingung mengapa sistem radar Marconi yang sangat canggih, yang dia setujui untuk digunakan ketika dia menjabat Menteri Keuangan pada tahun 1994 lalu, gagal mendeteksi arah penerbangan MH370 saat itu. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (4/4/2014).

Anwar menyebut hal ini 'tidak hanya tidak bisa diterima, tapi juga tidak mungkin, tidak layak'. Bagaimana bisa MH370 mengudara di atas sedikitnya empat provinsi di Malaysia tanpa terdeteksi.

"Saya meyakini pemerintah tahu lebih banyak dari kita," ujar Anwar.

"Kita memang tidak memiliki kecanggihan seperti Amerika Serikat atau Inggris, tapi kita masih memiliki kemampuan untuk melindungi perbatasan kita," imbuhnya.

Sistem radar yang dimiliki Malaysia berada di dekat Laut China Selatan dan mampu mendeteksi seluruh wilayah daratan Malaysia. Anwar kemudian membela pilot MH370, Kapten Zaharie Ahmad Shah yang kini menjadi sosok yang paling dicurigai dalam insiden hilangnya MH370 ini.

Zaharie diyakini sebagai satu-satunya orang di dalam pesawat yang memiliki kemampuan untuk menerbangkan pesawat hingga ke wilayah Samudera Hindia. Zaharie yang berusia 53 tahun ini dikenal sebagai kerabat Anwar dan juga anggota partai politiknya.

"Jika Anda mengatakan bahwa sang pilot mungkin saja terlibat, bagaimana dengan menyembunyikan (informasi)? Dia tidak bisa menyembunyikan catatan radar. Dia tidak mungkin menginstruksikan Angkatan Udara untuk tetap diam," cetusnya.